Determinan Praktik Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Pada Siswi Kelas XI SMU Negeri 3 Nganjuk Tahun 2016

ROHANI SIREGAR

Sari


Kesehatan di Indonesia bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara optimal. Salah satu keberhasilan pembangunan kesehatan di Indonesia dapat dilihat dengan meningkatkan umur harapan hidup rata-rata 45 tahun di tahun 1971 menjadi 63 tahun di tahun 1991. Hal ini menyebabkan struktur penduduk yang dilihat dari meningkatnya jumlah penduduk usia lanjut selain itu juga pengaruh industrialisasi dan urbanisasi yang menyebabkan terjadinya perubahan gaya hidup yang mengakibatkan berubahnya pola penyakit, ditandai dengan menurunnya prevalensi penyakit infeksi diikuti dengan meningkatnya penyakit kronis degeneratif, salah satu contohnya adalah kanker (Bustan, 2008).

Kanker adalah salah satu dari empat besar penyakit utama pada masyarakat modern. Keempat penyakit utama tersebut adalah penyakit jantung koroner, penyakit kanker, gangguan jiwa dan kecelakaan (lalu lintas). Namun sekarang keempat besar penyakit tersebut telah bertambah menjadi lima besar dan penyakit yang kelima ini adalah HIV/AIDS (Hawari, 2004).

Kanker payudara adalah kanker yang menempati urutan kedua setelah kanker leher rahim pada perempuan. Di Amerika kanker payudara ini menduduki peringkat tertinggi diantara kanker yang lainnya. Dari hasil penelitian membuktikan bahwa kanker payudara baik di Indonesia maupun Amerika Serikat memperlihatkan kecenderungan untuk meningkat dari tahun ke tahun (Hawari, 2004).

Organisasi Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengemukakan bahwa sebesar 89% wanita akan mengalami kanker payudara. Ini menjadikan kanker payudara sebagai jenis kanker yang paling banyak ditemui pada wanita. Laporan WHO tahun 2005 jumlah perempuan penderita kanker payudara mencapai 1.150.000 orang 700.000 diantaranya tinggal di Negara berkembang, termasuk Indonesia. Beradasarkan data Globocan, International Agency for Research on Cancer (IARC) (2002), didapatkan estimasi insiden kanker payudara di Indonesia sebesar 26 per 100.000 perempuan (Depkes RI, 2008).


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.