HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PEMBERIAN COLOSTRUM PADA BAYI BARU LAHIR DI RUANG NIFAS RSUD NGANJUK

AMBAR DWI RETNONINGRUM

Sari


Kolostrum mengandung zat gizi yang sangat bermanfaat bagi ibu dan bayi, sehingga penting sekali ibu memberikan kolostrum pada bayinya. Idealnya semua ibu mampu memberi ASI termasuk kolostrum pada bayinya Namun kenyataannya masih banyak ibu yang tidak memberi kolostrum pada bayinya. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan pemberian kolostrum pada bayi baru lahir di wilayah kerja Puskesmas Tongguh Kabupaten Bangkalan

 

     Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan retrospektif.Pengumpulan data menggunakan kuesioner, data diambil pada semua semua ibu post partum hari ke 7 pada bulan Juni 2014 sebanyak 40 orang, sedangkan sampel yang diambil sebanyak 37 orang secara simple random sampling, dan hasilnya dijabarkan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan narasi, dan dianalisa dengan uji chi square.

 

     Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar responden tidak memberi kolostrum (78,4%), keluarga yang tidak mendukung sebagian besar ibu tidak memberi kolostrum (92,9%), sedangkan keluarga yang mendukung sebagian besar ibu memberi kolostrum (66,7%) dengan nilai kemaknaan ρ= 0,000 α= 0,05 jadi nilai ρ < α.

 

     Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan tentang pentingnya pemberian kolostrum pada bayi baru lahir. Disamping itu juga diharapkan masyarakat dapat memperoleh pengetahuan tentang pentingnya pemberian kolostrum pada bayi baru lahir sehingga masyarakat dapat menerapkannya.

 

Kata kunci : Dukungan keluarga, Kolostrum

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.